BISA JADI SHAKESPEARE SALAH KETIKA MENGUCAPKAN, “APALAH ARTI SEBUAH NAMA”. KARENA DALAM KEHIDUPAN ANEZ NGAPAK, NAMA SANGAT BERARTI DAN BERPERAN PENTING DALAM KARIERNYA.
Pemuda asal Gombong, Jawa Tengah, ini bernama asli Rachmat Pujianto. Sudah menjadi cita-citanya untuk menjadi insan seni, baik di bidang musik maupun seni peran. Sudah menjadi lumrah juga ketika seseorang terjun ke dunia seni, mereka menggunakan nama alias atawa nama panggung.
Tak terkecuali Rachmat Pujianto yang saat ini menggunakan nama Anez Ngapak sebagai nama panggungnya. Nama Anez ia dapatkan karena tingkahnya yang enerjik dan lincah, terutama saat bernyanyi sehingga teman-temannya mengatakan kalau tingkahnya itu gonas-ganes. “Gonas ganes itu artinya lincah. Nah dari situlah mulai dipanggil ‘nes’. Tapi, saya plesetin jadi Anez karena saya suka gitar Ibanez. Ya udah, sekalian aja saya pake itu buat nama panggung,” ungkap Anez.
Seiring perjalanan waktu, Anez akhirnya dikenal sebagai aktor yang memiliki ciri khas logat ngapak saat berdialog. Sebenarnya, Anez bukanlah yang pertama menggunakan logat khas Tegal dan sekitarnya ini di layar televisi dan bioskop. Sebelumnya kita pernah mengenal Cholik Syahmari (Pelita Grup) Cici Tegal, Parto Patrio, dan juga Parto Gombong. Namun, karena saat ini belum ada lagi aktor dan aktris yang menggunakan logat tersebut, Anez hadir mengisi kekosongan ini. Sehingga, ia pun jadi mudah dikenali sebagaimana para senior tersebut.

Akan tetapi, meski sudah dikenal dengan logat ngapak-nya, Anez belum menggunakan kata ngapak sebagai nama panggungnya. Ia menggunakan beberapa nama yang lain seperti Anez Cuplak dan R Jian Anez, seperti yang tertulis dalam akun instagramnya. Kata Cuplak merupakan akronim dari cupu multak. Saat itu, Anez merasa dirinya sangat cupu, tidak keren. Sementara R Jian merupakan penggalan dari nama aslinya yakni Rachmat puJIANto.
Hubungannya yang akrab dengan Ustaz Fathulloh, atau yang biasa disapa Usfat, memberikan sesuatu yang baru bagi Anez. Usfat lah yang mengusulkan agar Rachmat Pujianto menggunakan nama Anez Ngapak.

“Ngapak itu sebuah laqob. Laqob itu suatu panggilan kepada sahabat Nabi. Kayak Abu Nawas, kan namanya bukan Abu Nawas. Karena kelucuan, keluguan, kenakalan, dan kejahilan dia, jadilah Abu Nawas. Nawas itu enerjik, lucu,” papar Usfat.
Namun, sesuatu yang baru yang dirasakan oleh Anez bukan hanya namanya, tapi juga karier dan rezekinya. Ia merasa, setelah menggunakan nama pemberian Usfat ini, rezekinya jadi mengalir lebih lancar.
“Dari Anez Ngapak, insya Allah rejeki datang dan callingan shooting akan semakin baik. Dan itu nyata, alhamdulillah. Tabarrakallah,” tutur Anez.
Ya, bisa jadi Shakespeare salah. Karena dia orang Inggris, bukan orang Republik Ngapak.
Eksplorasi konten lain dari Kabar Baik
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.