Oleh: Defrizal Siregar, S.Or., AIFO-FIT

PUASA. MEMANG KITA TIDAK BOLEH MAKAN DAN MINUM SELAMA BELASAN JAM. MEMANG POLA TIDUR KITA BERUBAH. NAMUN ITU BUKAN ALASAN UNTUK MENJADI LEMAS SEPANJANG HARI!

Umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Sayangnya, masih banyak yang mengidentikan puasa dengan kondisi tubuh yang lemas sehingga membatasi aktivitas supaya tidak kehabisan tenaga.

Padahal, dalam Surah Al Baqorah ayat 183, kita diminta untuk berpuasa seperti orang terdahulu agar menjadi mukmin yang bertaqwa. Seperti apakah orang-orang terdahulu saat berpuasa di bulan Ramadhan?

Ternyata, Rasulullah SAW dan para sahabat tetap melakukan aktivitas berat. Bahkan, banyak peperangan yang dilakukan Rasulullah saat berpuasa di bulan Ramadhan. Misalnya, Perang Badar, Tabuk, Khandaq, Ain Jalut, dan penaklukkan kota Mekkah. Semuanya dimenangkan oleh Rasulullah dan para sahabat dalam kondisi berpuasa.

Ilustrasi Perang Badar (Meta AI)

So, apakah puasa membuat kita lemas??? 

Saya analogikan, coba bandingkan antara singa lapar dan kenyang saat melihat mangsanya, siapa yang lebih fokus dan antusias mengejar mangsannya?

Tentu yang lapar kan. Jadi, saat berpuasa harusnya kita tidak lemas, tapi justru lebih fokus untuk beramal sholih, menunaikan ibadah-ibadah, dan menjaga kondisi fisik kita.

Dari segi kesehatan, sebenarnya berpuasa di bulan Ramadhan adalah waktu yang baik untuk detoks dan juga menjaga kondisi fisik kita lebih baik lagi. Jadi, jangan sia-siakan!

Untuk itu, olahraga pada saat berpuasa Ramadhan adalah penyempurna detoks tubuh dari racun-racun yang berisiko, yang selama ini bersarang di dalam tubuh kita.

Olahraga saat puasa Ramadhan cukup dilakukan dengan aktivitas ringan untuk menjaga kondisi fisik dan fungsi gerak. Untuk aktivitas cardio seperti senam, jalan, bersepeda, dan jogging bisa dilakukan pagi hari, cukup 30 menit saja.

Coach Defrizal (tengah, kaus hitam) bersama Komunitas Senam Nusantara.

Sedangkan untuk memaksimalkan pembakaran lemak, Anda bisa lakukan latihan beban pada sore hari pukul 16.00 hingga 17.00 dengan fokus pada otot-otot besar, yakni kaki, punggung, dada, dan perut.

Apabila tidak punya waktu pada pagi dan sore, Anda bisa melakukan olahraga pada saat setelah sholat tarawih dengan kombinasi latihan cardio dan beban.

Contoh latihan beban saat berpuasa di bulan Ramadhan.

Usahakan, saat berbuka puasa, kita jangan berlebihan menyantap makanan. Konsumsi saja kurma sebanyak 3, 5, atau 7 butir dan gorengan cukup 1 sampai 2 potong. Satu yang penting, atur tempo saat mengonsumsi hidangan berbuka puasa tersebut, agar perut tidak kaget.

Last but not least, lakukan semuanya itu karena Allah SWT. Semoga menjadi nilai ibadah bagi kita dan peningkatan level ruhiyah dan fisik kita di masa depan.

Wallahu a’lam bishowab.


Eksplorasi konten lain dari Kabar Baik

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

By maly asooy

Seorang lelaki yang dulu sangat membenci pelajaran mengarang di sekolah. Namun, perkenalannya dengan Teater 35, menemukan suatu kegembiraan baru dalam menulis. Bahkan, sepak terjangnya sebagai penulis membawa lulusan FISIP UI ini turut berperan dalam memecahkan rekor MURI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *